Rabu, 01 Juni 2011

pancasila


Nilai Bersama dalam Kehidupan Kebangsaan dan Kenegaraan
Bersikap cerdas dan bijaksana adalah dengan cara tidak aprio terhadap segala kebaikan demokrasi barat tetapi juga tidak menipu secara membabi buta apa saja yang berkembang subur di dunia barat kekhasan – kekhasan geografis dan budaya yang terdapat di belahan dunia Barat dan Timur memaksakan barat dan timur untuk hidup dengan kekhasannya sendiri, namun tidak menutup untuk bekerjasama dalam hal – hal universal terkait dengan penegakkan keadilan dan pencaiptaan dunia yang lebih aman dan manusiawi. 
download pengertian pancisila di sini

bidadari-pipiet senja

Selasa, 31 Mei 2011

flash player 10.3

software sejenis ini bisa di gunakan pada mozilla dan sejenisnya , cara instalasi mudah dan gampang download flash player disini gratis
kegunaan flash player bisa buat games online dan sejenisnya terbaru flash player 10.3  2011

perhatian pada saat instal flash player harap mozila dalam keadaan tak berjalan atau tertutup

di atas sahadat cinta

KOTA KUFAH terang oleh sinar purnama. Semilir angin yang bertiup dari utara membawa hawa sejuk. Sebagian rumah telah menutup pintu dan jendelanya. Namun geliat hidup kota Kufah masih terasa. Di serambi masjid Kufah, seorang pemuda berdiri tegap menghadap kiblat. Kedua matanya memandang teguh ke tempat sujud. Bibirnya bergetar melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran. Hati dan seluruh gelegak jiwanya menyatu dengan Tuhan, Pencipta alam semesta. Orang-orang memanggilnya “Zahid” atau “Si Ahli Zuhud”, karena kezuhudannya meskipun ia masih muda.

ayat ayat cinta

Tengah hari ini, kota Cairo seakan membara. Matahari berpijar di tengah petala langit. Seumpama lidah api yang menjulur dan menjilat-jilat bumi. Tanah dan pasir menguapkan bau neraka. Hembusan angin sahara disertai debu yang bergulung-gulung menambah panas udara semakin tinggi dari detik ke detik. Penduduknya, banyak yang berlindung dalam flat yang ada dalam apartemen-apartemen berbentuk kubus dengan pintu, jendela dan tirai tertutup rapat.
Memang, istirahat di dalam flat sambil menghidupkan pendingin ruangan jauh lebih nyaman daripada berjalan ke luar rumah, meski sekadar untuk shalat berjamaah di masjid. Panggilan azan zhuhur dari ribuan menara yang bertebaran di seantero kota hanya mampu menggugah dan menggerakkan hati mereka yang benar-benar tebal imannya. Mereka yang memiliki tekad beribadah sesempurna mungkin dalam segala musim dan cuaca, seperti karang yang tegak berdiri dalam deburan ombak, terpaan badai, dan sengatan matahari. Ia tetap teguh berdiri seperti yang dititahkan Tuhan sambil bertasbih tak kenal kesah. Atau, seperti matahari yang telah jutaan tahun membakar tubuhnya untuk memberikan penerangan ke bumi dan seantero mayapada. Ia tiada pernah mengeluh, tiada pernah mengerang sedetik pun menjalankan titah Tuhan.
Awal-awal Agustus memang puncak musim panas.
Dalam kondisi sangat tidak nyaman seperti ini, aku sendiri sebenarnya sangat malas keluar. Ramalan cuaca mengumumkan: empat puluh satu derajat celcius! Apa tidak gila!? Mahasiswa Asia Tenggara yang tidak tahan panas, biasanya sudah mimisan, hidungnya mengeluarkan darah. Teman satu flat yang langganan mimisan di puncak musim panas adalah Saiful. Tiga hari ini, memasuki pukul sebelas siang sampai pukul tujuh petang, darah selalu merembes dari hidungnya. Padahal ia tidak keluar flat sama sekali. Ia hanya diam di dalam kamarnya sambil terus menyalakan kipas angin. Sesekali ia kungkum, mendinginkan badan di kamar mandi. 
download novel ayat2 cinta lengkap di sini

Minggu, 29 Mei 2011

juara liga champions

barcelona the winner team on league champion 2011
sang maestro lionel messi menjadi the best player pada pertandingan final league champions 29 mei 2001 melawan manchester united

Sabtu, 21 Mei 2011

pentingnya sex

HIV/AIDS dari hari ke hari semakin meningkat. Menurut perkiraan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional, setiap hari terdapat lebih dari 5000 orang berusia 15- 24 tahun mengidap HIV dan AIDS, hampir 1800 penderita HIV di bawah usia 15 tahun tertular dari ibunya dan sekitar 1400 anak di bawah usia 15 tahun meninggal akibat HIV. Wabah ini terutama dipicu oleh para penyalah guna narkoba suntik dan para pekerja seks komersil. Para ahli memperkirakan bahwa sampai tahun 2002 ada sekitar 12-19 juta orang. Sedangkan jumlah orang dengan HIV di Indonesia sampai 2002, diperkirakan antara 90000-130000 orang.
 
Penyebabnya tak lain adalah kurangnya pemahaman dan pengetahuan terhadap penyakit ini. Pentingnya pendidikan seks (sex education) bagi remaja masih dianggap hal yang tabu di Indonesia. Hal itulah yang mendasari sulitnya pengenalan HIV/AIDS kepada masyarakat luas, terutama sasaran yang sekarang ini kerap dibidik adalah remaja. Karena masa remaja merupakan masa yang sangat rentan terkena pengaruh- pengaruh negatif dari luar juga rasa keingintahuan yang tinggi.
Banyak remaja yang belum memahami apa arti dari sex education. Contohnya saja, selama melakukan wawancara terhadap beberapa remaja di Kota Kediri, hasilnya sungguh sangat mengecewakan. Mereka menganggap bahwa sex education menuju halhal yang negatif. Seperti yang diungkapkan oleh Arik Wahyu Pratama (15 thn) , sex education itu..... ”pokoke isine sing ngeres- ngeres”.
Hal yang diungkapkan oleh Arik, demikian biasa disapa, itu merupakan persepsi yang salah. Sex education menurut persepsi yang benar merupakan sebuah pembelajaran mengenai kesehatan reproduksi manusia. Jadi, hal yang diungkapkan oleh remaja kebanyakan kepada kami merupakan persepsi yang negatif dan kurang benar.
Sex education sebenarnya merupakan sebuah langkah yang bagus untuk memperkenalkan bahaya HIV/AIDS lebih dini kepada remaja. Sehingga, remaja terhindar dari HIV/AIDS. Tetapi, banyak masyarakat yang mendengar kata seks berpikiran negatif

sehingga menghambat pemahaman tentang bahaya HIV/AIDS. Disisi lain, sedikit remaja yang tahu apa itu HIV/AIDS dan cara penularannya. Padahal, sekrang ini, banyak ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) adalah remaja. Hal itu merupakan dampak dari kurangnya pemahaman tentang HIV/AIDS itu sendiri. Maka diperlukan suatu pembelajaran yang mengulas masalah- masalah kesehatan reproduksi, yang tak lain adalah sex education.
AIDS (Accuired Immuno Deficiency Syndrome) adalah sekumpulan gejala penyakit yang timbul akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh manusia yang disebabkan virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Gejala awal dari HIV/AIDS tidak terlihat. Tetapi baru terasa setelah 7- 10 tahun.
Bagi orang awam, berinteraksi dengan orang berpengidap HIV/AIDS adalah hal berbahaya. Padahal perlu di ingat, HIV/AIDS menular melalui bersenggama yang membiarkan darah, air mani, atau cairan vagina dari orang HIV-positif masuk ke aliran darah orang yang belum terinfeksi; Memakai jarum suntik yang bekas pakai orang lain, dan yang mengandung darah yang terinfeksi HIV; Menerima transfusi darah yang terinfeksi HIV dari ibu HIV-positif ke bayi dalam kandungan; Melahirkan, dan jika menyusui sendiri.
Tetapi, HIV/AIDS tidak menular melalui: bersalaman, berpelukan berciuman batuk, bersin memakai peralatan rumah tangga seperti alat makan, telepon, kamar mandi, WC, kamar tidur, dll. gigitan nyamuk bekerja, bersekolah, berkendaraan bersama memakai fasilitas umum misalnya kolam renang, WC umum, dll.
Oleh sebab itu sex education sangat penting diberikan pada remaja demi masa depan remaja itu sendiri dan lingkungannya. Sehingga mereka lebih memahami dan menjaga kesehatan repsoduksi agar terhindar dari penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS.
Sex education dilakukan tidak hanya satu kali saja, tetapi harus dilakukan beberapa kali oleh beberapa pihak yang berwenang, seperti Tim Lak UKS tiap sekolah. Tetapi nyatanya, sangat sedikit pihak yang sadar untuk memberikan sex education pada remaja.
Mereka menganggap, jika remaja diberi pendidikan seks, dikhawatirkan remaja akan mencoba- coba hal- hal yang belum pantas dilakukan oleh orang yang belum menikah. Hal inilah yang mendasari sulitnya pelaksanaan sex education pada remaja yang
notabene mereka memiliki rasa keingintahuan yang besar dalam mencoba hal- hal baru. Pelaksanaan sex education kebanyakan dalam bentuk lokakarya yang disampaikan oleh pihak Dinas Kesehatan yang terkait. Pelaksanaan inipun tidak bisa dilaksanakan secara maksimal jika tidak ada kesadaran dalam diri remaja. Sebagai awalan, dalam pendidikan seks, sebaiknya para remaja diberi pengarahan tentang kesadaran diri sendiri dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan, terutama akan bahaya HIV/AIDS yang semakin melanda jiwa- jiwa rentan remaja. Sehingga diharapkan pemanfaatan sex education secara maksimal dapat mencegah dan mengurangi penularan penyakit HIV/AIDS terhadap remaja. Mengingat remaja merupakan tunas harapan bangsa yang harus dipelihara agar dapat memajukan bangsa dan negara ini.
Bagaimanakah nasib bangsa ini jika tunas- tunas bangsa telah digerogoti HIV/AIDS? Hal itu dapat dicegah jika para remaja memiliki kesadaran terhadap kesehatannya yang bisa didapat dalam sex education yang berkualitas dan bertanggungjawab. Akhirnya, sex education diharapkan mampu mengurangi resiko penularan HIV/AIDS yang semakin gencar menyerang remaja Indonesia.

setting OtomaX m kios

setting standar server m kios pada aplikasi m kios berbeda beda berikut salah satu contoh dari hasil setting manual